<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Private Page of Mochammad Zikky</title>
	<atom:link href="http://ziex.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ziex.wordpress.com</link>
	<description>Sambutlah hari esok dengan semangatmu!</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 22:31:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ziex.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/3c82faad05274acf188aa5089c453c3c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Private Page of Mochammad Zikky</title>
		<link>http://ziex.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ziex.wordpress.com/osd.xml" title="Private Page of Mochammad Zikky" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ziex.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Lintas Budaya Jerman &#8211; Indonesia (Episode 1)</title>
		<link>http://ziex.wordpress.com/2011/09/04/lintas-budaya-jerman-indonesia-episode-1/</link>
		<comments>http://ziex.wordpress.com/2011/09/04/lintas-budaya-jerman-indonesia-episode-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2011 21:01:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zikky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary Harian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ziex.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki hari ke 3 tinggal di Jerman sudah begitu terasa bedanya dengan Suasana di Indonesia, mulai dari perbedaan waktu panjangnya siang ya..jam-jam 19.00 itu maseh terang benerang lah, malam yang pendek, Jam 22.15 malem baru adzan isya&#8217;, jalan di Jalur kanan, dll. Termasuk orang yang jalan kaki/naek sepeda pancal sangat dihargai, bahkan ketika kita lewat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ziex.wordpress.com&amp;blog=465875&amp;post=55&amp;subd=ziex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memasuki hari ke 3 tinggal di Jerman sudah begitu terasa bedanya dengan Suasana di Indonesia, mulai dari perbedaan waktu panjangnya siang ya..jam-jam 19.00 itu maseh terang benerang lah, malam yang pendek, Jam 22.15 malem baru adzan isya&#8217;, jalan di Jalur kanan, dll. Termasuk orang yang jalan kaki/naek sepeda pancal sangat dihargai, bahkan ketika kita lewat menyebrang degan jalan kaki atau sepeda, mobil pwasti akan berhenti nunggu kita menyeberang (Betapa tidak, katanya andaikan sedikit aja nyerempet menabrak pesepeda/pejalan kaki, pengemudi mobil langsung didenda 3000 euro utk korban, weh 3000 euro = Rp. 37 Juta-an lebih men..). Kebetulan hari ke tiga saya disini pas memasuki hari libuk weekend Sabtu-Minggu, jadi sayapun tidak ada kegiatan di kampus, jadi saya punya waktu sedikit banyak untuk pertama kali menggali dan mengenal masyarakat di Jeman lebih dalam.<br />
Sebelumnya di hari kedua, saya sudah ketemu dengan teman Indonesia senior yang juga ambil gelar ganda Magister dari ITS sejak tahun lalu, Namanya Rizky Maulana. Saya pun diajaknya mengenal tempat-tempat penting dan teman-teman pelajar Indonesia lainnya. Karena hari ke-2 adalah hari Jum&#8217;at, saya mulai dikenalkan masjid tempat Jum&#8217;atan yang Alhamdulillah ternyata juga ada yang tak jauh dari kampus saya di Jerman. Memang, mungkin agak banyak perbedaan dengan suasana mesjid di indonesia, mulai dari tidak bergaungnya adzan dan khotbah yang biasanya terdengar rame ketika hari Jum&#8217;at di Indonesia, Adhan Dzuhur baru jam 14.00, dan aksesoris-aksesoris mesjidnya yang sedikit unik. Masjid yang saya buat Jum&#8217;atan kemaren layaknya apartemen biasa yang satu lantai penuh dijadikan mesjid. Jadi para jama&#8217;ahnya sholat di ruangan-ruangan yang menjorok kedalam layaknya kamar, namun tentunya terbuka lebar lah pintu-pintunya. Lemari yang berkhiaskan tafsir-tafsir al-qur&#8217;an yang ditaruh di sisi-sisi tembok juga menghiasi ruangan masjid kecil tersebut. Mungkin ada satu hal yang belum terbiasa bagi saya, yaitu wudhu&#8217; di wastafel. Wah saya kira ini hanya terjadi di apartemen saya, karena memang tidak dirancang dan dipirkan untuk itu, ternyata di Mesjid yang saya tempati-pun begitu. Orang-orang pada ambil wudhu&#8217; disana dengan nyaman, begitupun ketika membasuh kaki, kaki harus dinaikkan satu persatu layaknya mencuci piring <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Bismillah, semoga masih dalam kesopanan begitu kata hati saya ketika mengangkat kaki dan membasuhnya di wastefel saat berwudhu&#8217;. Maklum hati masih berperasaan Indonesia, kalo di Indonesia ada orang membasuh kaki dinaikkan ke wastafel bisa dilirik banyak orang tuh, gak sopan.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Untuk masjid Arab hampir pesis dengan di Indonesia, cuma khotbahnya saja menggunakan bahasa arab penuh. Nah kalo di Mesjid ala Turki kata temen saya, begitu Imam membaca surah Alfatihah &#8220;Waladdhollin&#8230;&#8221;, makmumnya pada diam. Pernah kata temen saya, dia sholat Jum&#8217;at di Masjid kumpulannya orang-orang Turki, begitu &#8220;Waladdhollin&#8221;..ditengah keheningan para jama&#8217;ah, dia teriak dengan kenceng &#8220;Aaammiiinnnnn&#8221;&#8230;, hahaha..jelas semua pada ngeliriknya, ya sudah katanya habis itu buyar semua konsentrasi dan kekhusu&#8217;annya. Untunglah saya diceritain, kalo tidak, ketika saya pas berjamaah dan tidak sadar itu di masjid turki-an, bisa jadi terulang kisah memalukan yang dialami temen saya tadi itu,hehe.<span id="more-55"></span></p>
<p>Selesai sholat Jum&#8217;at, saya dikenalkan kepada beberapa teman-teman IKID (Ikatan Keluarga Islam Darmstad) Germany, IKID merupakan kumpulan orang-orang asal Indonesia yang ada di kota Darmstadt Jerman, kebanyakan dari mereka adalah pelajar/mahasiswa meski ada pula yang sudah bekerja dan menetap disana. saya pun diperkenalkan dan malamnya sudah dibahas penyambuatan kami berdua (saya dan teman saya berdua dari ITS) untuk kumpul makan-makan dan ramah tamah, bisa dibilang welcome party lah untuk kita. Akhirnya, welcome party ditetapkan di apartemennya mas Rizky Maulana, temen senior ITS yang double degree mulai tahun yang lalu (saya juga sudah ceritakan tadi), apartemennya terletak di Riedesel Strasse No.64 Darmstadt. Alhamdulillah begitu malam tiba, semua teman-teman berdatangan, ada Sultan (anak Jakarta yang sudah tinggal 6 tahun di Jerman sini), mas Arfiyanda Bachtiar (yang sudah 9 tahun, bekerja, sudah bersama keluarga dan punya 3 anak lahir disini. Bahkan kabarnya sudah mau jadi warga negara Jerman) dan mas Fiky Y. Suratman (Orang Bandung,alumnus ITB dan Dosen STT Telkom yang ambil PhD di UT Darmstadt sini dg beasiswa DAAD). Wah&#8230;kayak di negara Indonesia deh suasananya, ada rendang, dodol, nasi, dsb&#8230; Mantabb deh. Saya sangat senang, kumpulan orang muslim asal Indonesia tidak ada lagi yang memisah-misahkan pendapat hukum, aliran, ormas, dan sejenisnya disini. Semua saling menghargai, kemaren pas makan-makan ada teman yang sedikit tidak suka/atau mungkin tidak sepakat dengan orang yang me-rokok, tapi 2 teman lain sangat suka rokok, karena menghargai yang tidak suka mereka berdua (teman yang suka rokok) pergi ke dapur untuk menghisap rokok sejenak setelah makan. Nah, teman yg agak tidak suka rokok tadi tanya, lo kemana anak-anak tadi?ya..tu kedapur jadi ahli hisapp (ahli hisap rokok maksudnya), waakakaka&#8230;ketawa aja dia&#8230;weh&#8230;kayak sepur aja temen-temen nih.. begitu candanya, it&#8217;s fine. Keakraban suasana kekeluargaan terus terasa. Andai di Indonesia semua merasa satu saudara, tidak saling menyalahkan perkara persoalan-persoalan ajaran yang berbeda,dll. insyaAllah gak ada tuh yang main mengkafir-kafirkan, main sweeping dan curiga mencurigai sesama umat muslim. Ah&#8230;InsyaAllah pasti bisa di indonesia kelak kalau semua orang sudah tingkat tinggi pemahaman agamanya.</p>
<p>Oke, sekarang kembali ke catatan di hari ketiga, kembali ke awal yang menjadi pokok tulisanku ini, mengenai cross culture alias lintas budaya dan perbedaan-perbedaan yang bisa dipelajari antara di Jerman dan di Indonesia. Pagi jam 10.00, saya diajak jalan-jalan bersama teman sepemberangkatan saya Muis oleh mas Rizky, muter-muter di arena &#8220;Luisenplatz (Darmstadt), untuk tahu arenanya check it out http://de.wikipedia.org/wiki/Luisenplatz_%28Darmstadt%29 &#8220;, pusat kota, pertokoan dan supermarket tempat belanja barang keseharian, kita tempuh dengan jalan kaki, karena +- cuma 1 km lah dari asrama (Disini jalan kaki 1 km bukanlah jarak yg jauh, semua orang terbiasa dengan jalan kaki berkilo-kilo semacam ini.  Saya yang terbiasa dengan sepeda motor di Indonesia harus membiasakan jalan kaki jauh dan dengan langkah agak cepat sesampainya disini). Rencana awal mau mencari kartu HP perdana, atau mungkin beli HP baru (Soalnya antara beli HP baru + kartu atau beli kartunya saja harganya hampir sama <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) karena kartu saya sampai hari ini belum saya ganti dengan SIM Card Jerman, namun ternyata barang yang sesuai umtuk mahasiswa stoknya habis, kata petugasnya baru akan datang lagi minggu depan. Ya..oke lah gapapa, sekalian dilanjutkan jalan-jalan aja, menghafalkan jalan dan mengenal suasana sekitar.<br />
Ditengah jalan-jalan kita bertiga ngobrol soal perbedaan keseharian di Indonesia dengan di Jerman sini. Hampir orang-orang di Jerman disini senang jalan kaki atau mungkin bersepeda pancal, mangkanya jalanan pun swangat lenggang, kalau di Indonesia traffict-nya kayak di kampung, tapi infra struktur jalannya kayak di Jakarta, bahkan mungkin lebih rapi dan bersih disini. Mobil-mobil berserakan diparkir di pinggir-pinggir trotoar seakan tidak dihiraukan pemilikya,banyak yang memang asli buatan Jerman sendiri, seperti BMW, Mersedes Benz, dan sejenisnya. Mobil seperti ini katanya jauh sangat murah disini jika dibanding di Indonesia, yang sulit malah dapet SIM-nya,karena sepengalaman apapun dia harus menjalani tes dari nol dan harus melakukan proses ujicoba yang sangat detil. di Indonesia?Punya uang, apapun rebes.., mangkanya jangan heran jika pengguna jalan dan mobil yang bikin macet itu kebanyakan hanya orang-orang berduit. Rakyat menengah ke bawah dan rakyat biasa umumnya, ya..hanya menikmati macetnya dan serangan polusinya mobil-mobil tersebut.</p>
<p>Sambil berjalan lagi, ada orang yang ribut kecil di pinggir jalan, keliatannya gara-gara orang yang naek sepeda nyenggol berat orang yang jalan kaki. Saya liatin terus sambil teman saya celetuk, ya liatin, paling dia cuma sedikit bengak-bengok gitu..lima menit paling sudah selesai. Sebesar apapun ributnya, gak mungkin bakalan adu fisik. Gak berani disini, begitu sampai adu fisik kelihatan polisi, bisa sengsara sampai seumur hidup orang sini. Sekali kenak kriminal kecil saja, masa depan suram selamanya. Mau cari kerja, dan beraktifitas lainnya akan sulit setengah mati karena sudah di &#8220;black list&#8221;. MasyaAllah&#8230;di Indonesia?Pejabat keluar masuk tahanan kena kasus kadang masih bisa diperjuangkan untuk menjadi pejabat teras. Pejabatnya aja bisa kayak gitu, premannya ya santei wae je&#8230; daripada di luar sulit cari kerja, mending dipenjara..paling pikir para preman Indonesia gitu.</p>
<p>Tapi inget, Indonesia adalah Indonesia, tanah air kita, tempat kita lahir, besar dan mungkin juga tempat menutup mata kita kelak. Masa depan Indonesia dengan cita-cita terbentuknya masyarakat madani yang teratur, berbudaya, dan terarah InsyaAllah pasti akan terjadi jika kita sebagai generasi mau terhadap perubahan itu, meskipun mungkin masih dibutuhkan waktu yang panjang. It&#8217;s OK, mimpimu adalah masa depanmu&#8230;.</p>
<p>Darmstadt-Germany, 03 September 2011 jam 10:53</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ziex.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ziex.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ziex.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ziex.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ziex.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ziex.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ziex.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ziex.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ziex.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ziex.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ziex.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ziex.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ziex.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ziex.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ziex.wordpress.com&amp;blog=465875&amp;post=55&amp;subd=ziex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ziex.wordpress.com/2011/09/04/lintas-budaya-jerman-indonesia-episode-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68da18a63a01d55e39f2d0df90d10f62?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zikky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Awal Menjemput Mimpi di Negeri Teknolog, Jerman</title>
		<link>http://ziex.wordpress.com/2011/09/03/perjalanan-awal-menjemput-mimpi-di-negeri-teknolog-jerman/</link>
		<comments>http://ziex.wordpress.com/2011/09/03/perjalanan-awal-menjemput-mimpi-di-negeri-teknolog-jerman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2011 07:19:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zikky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary Harian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ziex.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Bismillihirrohmanirrohimm&#8230;Itulah kalimat awal yang saya ucapkan sebelum berangkat menuju negara yang terkenal dengan para tokoh pemikir dan teknologinya, itulah Jerman, negara yang sudah penuh dengan cerita karena kemajuannya. Puji syukur kehadirat ilahi robbi, sebagai seorang anak kampung yg punya backgroud pendidikan pesantren di kampung pula dan bisa dibilang masih &#8220;katrok&#8221;, alangkah luar biasanya perasaan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ziex.wordpress.com&amp;blog=465875&amp;post=52&amp;subd=ziex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillihirrohmanirrohimm&#8230;Itulah kalimat awal yang saya ucapkan sebelum berangkat menuju negara yang terkenal dengan para tokoh pemikir dan teknologinya, itulah Jerman, negara yang sudah penuh dengan cerita karena kemajuannya.</p>
<p>Puji syukur kehadirat ilahi robbi, sebagai seorang anak kampung yg punya backgroud pendidikan pesantren di kampung pula dan bisa dibilang masih &#8220;katrok&#8221;, alangkah luar biasanya perasaan ini ketika diberi kesempatan beasiswa untuk belajar di Jerman (lebay.com gak papa lah sedikit untuk mensyukuri nikmat Tuhan ini). Wajarlah mungkin awalnya saya sedikit merasa minder (meskipun terus mencoba mem-PD-PD-kan diri),karena setelah bertemu dengan pelajar-pelajar Indonesia yang ada disini, kebanyakan mereka berasal,lahir, dan besar dari kota-kota besar di indonesia layaknya jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Dari mukanya sudah kelihatan, mereka dari kalangan keluarga dan masyarakat hi-class. La saya?saya berasal dari kampung/desa di Kabupaten yang Kecil pula di Jawa Timur.</p>
<p>1 September 2011 Jam 09.00 Pagi, kampus saya di jerman (Hoschule Darmstadt University of Applied Scinces- http://www.h-da.de) sudah mensyaratkan mahasiswa baru program International Master of Science dari semua negara sudah harus berada dan sampai di ruang SCC kampus H-DA Jerman, padahal tanggal tersebut di Idonesia masih H+1 lebaran. Sementara perjalanan dari Indonesia ke Jerman Butuh 18 jam. Berarti paling tidak saya harus berangkat tgl.31 dari airport (itu pas hari H lebaran men..), eit ingat..saya bukan orang dari Kota besar di Indonesia, so masih butuh tambahan jam perjalanan mobil 5 jam dari kampung saya ke airport (kemaren saya start dari Juanda Airport Surabaya). Ya lengkaplah, malam takbiran tepat dini hari saya berangkat diantar keluarga dari kampung di Situbondo menuju Bandara Juanda Surabaya, sementara orang-orang lagi bertakbir di masjid-masjid sepanjang perjalanan menyambut Idul Fitri 1432 H.Untunglah saya bersama keluarga, kalau sendirian pastilah saya nangis terharu. Betapa tidak, biasanya orang Indonesia yang ada diluar kota/negeri pulang kampung untuk sungkeman dan silaturrohim dengan keluarga, lah kok saya malah pas Lebaran pergi ke Luar Negeri. Sesampainya di Juanda pas subuh, saya dan keluarga menunaikan sholat subuh dan lanjut sekalian ikut sholat Ied, Untunglah mesjid depan bandara Juanda sholat iednya pagi jam 06.00 sudah dimulai dan berakhir jam 06.30, sementara jadwal penerbangan saya masih jam 08.45. Alhamdulillah masih bisa sungkem Ibu dan mas, mbak, Bu&#8217;Lek, serta disungkemi istri (:D). Istri masih agak senang dan sedih..senang karena saya dapet kesempatan belajar dan sedih karena akan ditinggal sementara dan masih belum bisa ikut (semoga secepatnya bisa nyusul, amin).<span id="more-52"></span></p>
<p>Tiba jam 07.45 saya berdua dengan teman saya yang juga dari ITS harus siap-siap boarding pesawat domestik dan masuk bandara Juanda menuju Soekarno Hatta Jakarta,sungkeman lagi.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , Alhamdulillah dapet do&#8217;a yang banyak dari keluarga, istri tercinta, dan sahabat-sahabat saya. Itu bagi saya adalah sangu yang paling penting, Do&#8217;a adalah senjata&#8230;(meskipun ada pepatah yg bilang &#8216;kata adalah senjata&#8217;  <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' />  )<br />
Sesampainya di Bandara Soekarno hatta sekitar jam 10.05 WIB saya berpindah dari terminal domestik menuju terminal internasional dengan Shuttle Bus warna kuning yang bisa kita naiki dengan gratis. Karena penerbangan saya Ke Jerman masih jam 18.45, saya masih bisa sholat-sholat dulu,ngleset sambil siap-siap urus imigrasi dlsb dengan santai dan luang. Tepat jam 18.45 Pesawat Etihad yang body pesawatnya di cat penuh dengan Tulisan &#8220;Manchaster City Football Club&#8221; (maklum, Etihad adalah sponsor utama Manc.City) lepas landas, haha..sedikit senang terbang bersama pesawat yang bertuliskan Manchaster City Football Club, seakan seperti pemain Manc. City yang hendak diatantar utk bertanding di lapangan hijau.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Sampai di Abu Dhabi sekitar dini hari jam 12.10 (jam setempat), kemudian saya transit menuju Frankfurt-Germany Jam 01.30 tgl. 1 September dini hari jam setempat. Sampai di Kota Frankfurt-Jerman sekitar jam 06.30 pagi (waktu setempat).</p>
<p>Pagi jam 06.30 sesampainya di Frankfurt begitu terasa berbeda dengan di Indonesia, di sini jam segitu matahari masih malu-malu untuk keluar (masih gelap dan masih layak subuhan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Langsung saya cari telefon umum koin, menelfon Senior H-Da (Orang India) yang sebelumnya sudah janjian agak saya dijemput biar gak kesasar. Setelah ditelfon, yah&#8230;mampus dech.. ternyata dianya lagi tidak bisa menjemput karena sibuk. Saya berdua dengan teman saya yang bahasa jermannya masih &#8220;nol potol&#8221;, nekat tanya-tanya dengan harapan yang ditanya bisa berbahasa inggris dan memahami inggris saya yg masih kecampur lidah Indonesia <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Alhamdulillah ada aja orang yang mau nunjukkan mulai beli karcis kereta lokal, turun distasiun mana, dsb. Agak sedikit ngeri seh, karena hampir semua bahasanya di karcis, tempelan,dsb berbahasa jerman &#8216;tok&#8217;. Tidak banyak cuap-cuap, sambillalu menyodorkan alamat kampus saya ke orang yang ingin saya tanyakan disekitar saya, dengan begitu bisa tidak bisa berbahasa Inggris,pastinya orang yang ditanyakan ngerti lah maksud pertanyaanku.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , begitu dapet rute bisnya, saya masih kebingungan cara beli karcis, karena masih mikir semacam stasiun di Indonesia. Ya&#8230;ternyata mesin penjual karcisnya pas ada di depanku, hampir semua penjualan minuman,karcis,dsb dijual dengan mesin layaknya telepon koin disini. Masih bingung karena print-out tiketnya murni dengan tulisan jerman, maka tanpa cuap-cuap saya minta tolong langsung untuk dioperasikan dengan orang asli jerman yang berdiri di sebelahku.Wes pokoe Bonek.com, InsyaAllah pasti nyampek..begitu terus dalam hati <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Haardtring No.100 Darmstadt itulah tujuan akhirku, yang ditempuh sekitar 1 jam-an dari Frankfurt akhirnya ketemu pertama nama stasiun tream-nya (Trem adalah jenis kendaraan kereta yang memakai rel di jerman, namun kereta ini jalan ditengah jalan raya layaknya mobil) &#8220;Haardtring&#8221;, dari stasiun Haardtring tersebut saya cari nomor 100, yah&#8230;ternyata masih +-1 kiloan lah, yah.. jalan kaki dengan menggeret koper besar 1 kilo menn&#8230;, persis kayak wong ilang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Setelah Ketemu gedung SSC (Student Services Center) kampus H-DA sekitar jam 10.30an tgl.1 september 2011, langsung saya lapor, setelah lapor dikasih tau acaranya di Gedung D-16, katanya sudah mulai sejak jam 09.00 tadi, langsung menuju lokasi yg juga masih kurang lebih 1/2 kilo-an lah.., Nah ditengah perjalanan itulah, roda koper barang saya patah satu. Setelah ku cek, yah..pantesan ambrol, lah roda yang lepas panasnya kayak gini, ya jelas hancur porosnya yang cuma berlapiskan plastik pejal kemdian digeret berkilo-kilo meter dari bandara, transit, naek stream, dan jalan kaki ini. Hmm.. tenaganya sudah gk kuat untuk angkat2 barang +-23 Kg dengan Tas Ransel +-7 kg. Sambil berdo&#8217;a semoga ada senior H-Da yang sudah kontak via email lewat.. Ya..alhamdulillah ketemu dg senior orang India yang awalnya janjian di Frankfurt Airport tadi. Alhamdulillah, akhirnya dibantu mengangkatkan barang sampai Aula acara.<br />
Oke, sampei disini acara ramah tamah, cari wohnung/asrama, dll. Saya didampingi teman dari india 3 orang untuk registrasi dan kontrak asrama/apartemen, saya dapet asrama di Kurt-Schumacher-Strase Darmstadt. Ada cerita menarik disaat nunggu proses kontrak, karena waktunya sudah siang, saya dan teman-teman juga belum makan, saya diajak sama anak-India ke Rumah makan kebab turki. Sesampainya disana saya bersyukur karena ketika masik, ada tulisan Bismillahirrohmanirrohim dan juga pedagangnya ada yang memakai kerudung, wah&#8230;InsyaAllah pasti halal nih, dan juga harganya juga sudah dipampang, lumayan murah sekitar 2,5 Euro. Tapi yang aneh adalah porsinya&#8230;haha.. porsi kebab yang dikasih ke saya ternyata 3x lebih besar dari ukuran kebab Indonesia. Teman saya yang dari India pesan makanan mirip kebab plus salad juga dengan piring 2X lipat piring normal di Indonesia dan dengan makanan yang menggunung.Saya tanyakan dengan bahasa inggris, kamu bisa mengatasinya?hehe, dia senyum saja. Saya sambil geleng2 melihat dia makan. Sambil lalu mencoba merubah kebiasaan makan nasi ke Kebab yang agak aneh, saya terus makan kebab dan sudah merasa sangat kenyang ketika memasuki &#8220;kebab habis hampir separoh&#8221;, terus saya coba makan lagi ..sudah..mentok deh di separuh. Saya lirik teman yang dari India tadi, ternyata piringnya sudah bersih&#8230;MasyaAllahh&#8230; <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> , wah..ampun deh bang..begitu ku bilang sama temenku yang dari India tadi, It&#8217;s Ok2x..bungkus saja..katanya. lalu saya balik tanya,Boleh?Oh, boleh.., Oke kemudian bayar ke kasir dan dibungkus sampai ke Asrama/Apartemen. Dengan badan yang kesel seharian, saya menghabiskan malam yang pertama di jerman, tidur semalam di apartemen dengan lelap, sambillalu jiak sempat saya makan lagi tu kebab, pikirku eman mubaddzir kalo dibuang. Ya..sudah bisa ditebak, 3x waktu makan saya baru bisa menghabiskan 1 Kebab Ala turki di Jerman.<br />
Ya..mungkin ini dulu cerita saya, semoga jadi inspirasi buat semuanya, ingat siapapun boleh mulai dari 0 tapi jika punya cita-cita yang tulus, do&#8217;a dan kerja keras..InsyaAlalh pasti kamu akan di tuntun oleh Allah SWT menuju impianmu..<br />
Semoga bermanfaat untuk di sharing,</p>
<p>Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamit Thorieq, Wassalamu&#8217;aialaikum Wr.Wb<br />
Darmstadt-Germany,03 September 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ziex.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ziex.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ziex.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ziex.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ziex.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ziex.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ziex.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ziex.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ziex.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ziex.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ziex.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ziex.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ziex.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ziex.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ziex.wordpress.com&amp;blog=465875&amp;post=52&amp;subd=ziex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ziex.wordpress.com/2011/09/03/perjalanan-awal-menjemput-mimpi-di-negeri-teknolog-jerman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68da18a63a01d55e39f2d0df90d10f62?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zikky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Riset, Alam Berfikir dan Stagnasi Otak</title>
		<link>http://ziex.wordpress.com/2011/03/17/kemanusiaan/</link>
		<comments>http://ziex.wordpress.com/2011/03/17/kemanusiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 08:40:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zikky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ziex.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin sudah sangat lama saya tidak menulis disini, terutama tentang catatan harian disaat saya belajar.  Ya&#8230;maklumlah, sudah sedikit disibukkan oleh pekerjaan dan kuliah lanjut. Kalo yang dulu saya nulis kegelisahan di saat mengerjakan TA. Nah sekarang pas nih, saya nulis lagi pas tegang2nya mengejar kerjaan Tesis S2. Semuanya siap kutumpahkan jiwa dan pikiran ini demi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ziex.wordpress.com&amp;blog=465875&amp;post=27&amp;subd=ziex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin sudah sangat lama saya tidak menulis disini, terutama tentang catatan harian disaat saya belajar.  Ya&#8230;maklumlah, sudah sedikit disibukkan oleh pekerjaan dan kuliah lanjut. Kalo yang dulu saya nulis kegelisahan di saat mengerjakan TA. Nah sekarang pas nih, saya nulis lagi pas tegang2nya mengejar kerjaan Tesis S2. Semuanya siap kutumpahkan jiwa dan pikiran ini demi akhir semester yang ceria.. {^_^}</p>
<p>Riset, mungkin hal yang sedikit kedengaran agak ngeri bagi orang yang belum pernah menyentuhnya. Apalagi riset ilmiah, dibutuhkan banyak referensi dan bahan rujukan yang baik dan teruji kevalidannya. Paper dan jurnal-jurnal ilmiah menjadi bahan sarapan hari-hari, ditambah kamus besar bahasa inggris, hehe..ya karena mau tidak mau, suka tidak suka, semua jurnal internasional kebanyakan berbahasa inggris. Pastinya bukan bahasa inggris biasa, banyak kosa kata bahasa inggris khas riset dan teknologi yang tidak dijumpai dalam pelajaran2 bahasa inggris di sekolah.</p>
<p>Lantas?haruskah yang mau riset harus kerdil ataupun yang akan memulainya balik putar balik gara-gara gambaran riset yang begitu rumit. No..no.. jangan ciut dulu.. Sedikit saya berbagi tentang dag dig dug hati dan otak yang terus berputar-putar.</p>
<p>Pertama saya disodori jurnal tentang animasi gerak ikan, riset salah seorang mahasiswa S3 di Toronto University USA oleh dosen pembimbing tesis saya, saya disuruh baca dan sama sekali dosen tersebut tidak mau ditanyain apa maksud dari bahasan ini. Pasti jawabnya &#8216; baca lagi..&#8217;, kurang banyak kamu bacanya, ulangi sampai puluhan kali. Oke saya coba lagi, tambah memahami, tambah bingung..,seakan-akan otak ini sudah stagnan dan tidak mau burputar lagi..Oh Tuhan..begitu merintih hati saya. Lalu saya menghadap lagi ke pembimbing saya, belum sempat bilang, langsung ditanggapi &#8216;Lah itu, kan sudah keliatan raut mukanya, sudah agak stress keliatannya, baguss..baguss..itu awal yang baik, itu tandanya pola pikirmu sudah berkembang, neuron2 otakmu mulai mencari algoritma-algoritma baru, ada pengembangan alur pikir yang mulai tercipta, kamu pastinya sudah ada perubahan disaat ketika kamu S1 dulu.&#8221; Weh.. dalam hati aku bilang, wah..apanya pak, ini sudah mulai rontok rambutnya, kok dibilang perkembangan.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi saya terus berfikir, saya istirahat sejenak sampai otak ini sedikit agak dingin, pusingnya mulai redah. Kemudian baru saya baca-baca jurnal lagi, nah..ternyata benar, meski sampai saat saya bingung belum ada pengembangan, begitu saya baca lagi, cara memahaminya sudah agak mulai lancar, satu demi satu pemahaman terhadap jurnal-jurnal ilmiah yang berkaitan dengan tesis-ku bisa diserap&#8230; Ya, itu lah dunia pikiran. Memang kalo selalu dimanja, selalu minta dituntun pikiran kita akan sedikit berkembang, karena tidak ada emosi yang diikutkan disitu. Namun ketika kita ditantang, ditambah nilai penasaran, bingung dan keingin tahuan yang tinggi, sebingung apapun kita memahami sesuatu yang baru, pasti akan hadir suatu pemahaman yang dalam tatkala kita menemukan muara bahasannya..</p>
<p>Oke, mungkin itu dulu motivasi saya dalam tulisan ini. Oiya, satu lagi, Berdo&#8217;a; itu salah satu kunci terhebat yang akan mereaksikan alam bawah sadarmu dan reaksi tubuhmu akan dipercepat oleh Tuhan. Kalo kita biasa hanya berdo&#8217;a 5 kali sehari tatkali sholat, ya..tambahkanlah sholat2 sunnah seperti tahajjut dan dhuha yang rutin, plus do&#8217;a-do&#8217;amu agak secuil ilmu tuhan yang sedang kamu cari diturunkan dan digampangkan.., karena jika yang punya sudah membukakan jalan, ya..ilmu tinggal kita gunakan..</p>
<p>Biamillah, semoga tulisan kesuksesan akan segera menyusul secepatnya, mohon do&#8217;anya semua&#8230;</p>
<p>Surabaya,17 Maret 2011</p>
<p>di Laboratorium Common Computing T.Elektro ITS</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ziex.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ziex.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ziex.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ziex.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ziex.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ziex.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ziex.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ziex.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ziex.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ziex.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ziex.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ziex.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ziex.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ziex.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ziex.wordpress.com&amp;blog=465875&amp;post=27&amp;subd=ziex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ziex.wordpress.com/2011/03/17/kemanusiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68da18a63a01d55e39f2d0df90d10f62?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zikky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Akhir… bisa menjadi Penyemangat atau momok</title>
		<link>http://ziex.wordpress.com/2006/10/10/hello-world/</link>
		<comments>http://ziex.wordpress.com/2006/10/10/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2006 05:42:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Zikky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademis]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Bagi mereka yang mo menyelesaikan akhir kuliahnya tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya skripsi/tugas akhir. Pekerjaan ini merupakan ujung dari rangkaian perkuliahan yang selama ini dijalani di kampus. Tugas akhir atau yang lebih familier disebut TA memang seringkali menjadi bayangan yang keliahatannya akan banyak menguras energi, materi dan laen-laennya. Hal itu akan terjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ziex.wordpress.com&amp;blog=465875&amp;post=1&amp;subd=ziex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi mereka yang mo menyelesaikan akhir kuliahnya tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya skripsi/tugas akhir. Pekerjaan ini merupakan ujung dari rangkaian perkuliahan yang selama ini dijalani di kampus.<br />
Tugas akhir atau yang lebih familier disebut TA memang seringkali menjadi bayangan yang keliahatannya akan banyak menguras energi, materi dan laen-laennya. Hal itu akan terjadi jika<br />
Tugas Akhir dibayangkan dan dilakukan demikian, namun ketika kita lebih rileks dan menikmati apa yang kita kerjakan, maka TA seakan sperti makanan yang siap kita telan dan akhirnya nanti bisa mengenyangkan dikemudian hari. Kita merasa lebih enjoy karena kita butuh dan senang dengan apa yang kita kerjakan.</p>
<p>Tugas Akhir…Tugas akhir….., moga cepet terselesaikan! Dunia sudah menunggumu paska itu. Bintang-bintang sudah siap menggiringmu menuju tempat yang lebih bijak untukmu. Amin..semoga itu bisa menjadi motivasiku selama ini.<br />
Laboratorium TA yang menjadi rumahku saat ini telah banyak memberikan kenangan, karena tiap malem ku begadang disana…hehehe, ya meski banyak nge-NETnya ketimbang ngerjakannya. Tapi moga-moga dengan adanya niat yang tulus dan keinginan besar untuk merampungkan TA, akan segera terealisasikan…Aminnnn!!!<br />
Ada satu kegiatan yang kadang aku rindukan, yaitu Ngopi bareng temen kos. Ini biasa saya jadwalkan tiap hari diatas jam 10 malem di warung-warung kopi sekitaran keputih. Wah…saat aku selalu nginep di Lab, sudah jarang ku luangkan waktuku untuk ngopi dan diskusi kecil tentang diri, pergerakan dan bahkan kadang soal asmara chye..chye..chye…!! tapi gapapa, untuk sementara aku fokus dulu sahabat untuk menyelesaikan akademik saya, besok pasti kita ngopi-ngopi lagi…..<br />
Buat ibu dirumah yang selalu setia berdo’a untuk anaknya yang lagi cari ilmu, do’akan terus ibu, insyaallah akan saya lakukan yang terbaik demi masa depan saya…, walau saya tahu semua itu tidak cukup untuk membalas jasa-jasamu yang begitu besar dan mulia…</p>
<p>Poko’e intinya Chayo…..Spirit..Spirit…!!<br />
Cepet Sidang…Wisuda..!!</p>
<p>Where There a Will There Is a Way!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ziex.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ziex.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ziex.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ziex.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ziex.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ziex.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ziex.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ziex.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ziex.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ziex.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ziex.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ziex.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ziex.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ziex.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ziex.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ziex.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ziex.wordpress.com&amp;blog=465875&amp;post=1&amp;subd=ziex&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ziex.wordpress.com/2006/10/10/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68da18a63a01d55e39f2d0df90d10f62?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Zikky</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
